Hj. Juli Nurani Gelar Pendidikan Politik, Ajak Kader Gerindra Lawan Hoaks dengan Fakta

Beritanews9.id || SURABAYA – Upaya meningkatkan kualitas dan pemahaman politik kader terus dilakukan Partai Gerindra Jawa Timur. Salah satunya melalui kegiatan Pendidikan Politik Kader Gerindra yang digelar Hj. Juli Nurani, SH., MH., CIQaR., kader Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur.

Kegiatan pendidikan politik tersebut berlangsung di L Fas Restaurant, Jalan Manyar Kartika Barat No. 7, Surabaya, dengan diikuti sejumlah kader Gerindra.

Pendidikan politik ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman kader terhadap dinamika politik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi serta membangun budaya politik yang sehat di tengah masyarakat.

Salah satu materi penting yang menjadi perhatian adalah bagaimana kader menghadapi maraknya informasi bohong atau hoaks di media sosial.

Hj. Juli Nurani mengajak seluruh kader agar tidak mudah percaya maupun ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, setiap informasi yang diterima harus terlebih dahulu diperiksa dan diklarifikasi dengan sumber yang dapat dipercaya.

“Kita harus melawan hoaks dengan fakta. Jangan sampai kader justru ikut menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Setiap informasi harus kita cek dan kita pastikan kebenarannya sebelum disampaikan kepada masyarakat,” ujar Hj. Juli Nurani.

Ia menegaskan, perkembangan teknologi dan media sosial membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat. Karena itu, kader partai harus memiliki kemampuan literasi digital dan politik yang baik agar mampu menjadi penyampai informasi yang benar kepada masyarakat.

Menurutnya, kader Gerindra harus mampu menjadi penyejuk di tengah derasnya arus informasi, bukan justru memperkeruh suasana dengan menyebarkan kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau ada informasi yang meragukan, jangan langsung dipercaya dan jangan langsung dibagikan. Kita cari sumbernya, kita cek faktanya. Kalau memang benar, sampaikan dengan data. Kalau ternyata hoaks, kita luruskan dengan fakta,” tegasnya.

Selain membahas persoalan hoaks, pendidikan politik tersebut juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga etika dalam berpolitik, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menjalankan tugas kepartaian dengan penuh tanggung jawab.

Hj. Juli Nurani berharap kader Gerindra dapat menjadi kader yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga memiliki wawasan luas, kritis dalam menerima informasi dan mampu memberikan edukasi politik kepada masyarakat.

“Politik harus dijalankan dengan cara yang santun, berdasarkan data dan fakta. Kader harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi dan memberikan informasi yang benar. Jangan sampai masyarakat menjadi korban informasi yang tidak benar,” katanya.

Ia juga mengingatkan para kader untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial.

Dengan pendidikan politik yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kader Gerindra Jawa Timur semakin solid, memiliki kemampuan komunikasi politik yang baik serta mampu menghadapi tantangan era digital.

“Mari kita bersama-sama membangun politik yang sehat. Lawan hoaks dengan fakta, lawan fitnah dengan kebenaran, dan tunjukkan kepada masyarakat bahwa kader Gerindra hadir untuk memberikan manfaat dan pengabdian,” pungkas Hj. Juli Nurani.(Ali news)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *