Beritanews9.id || SIDOARJO – Bupati Sidoarjo H. Subandi memastikan Muhammad Izzan Dwi Arifianto, bocah berusia tujuh tahun yang mengalami luka bakar serius akibat peristiwa kebakaran setahun lalu, mendapatkan perawatan intensif dan penanganan terbaik di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.
Saat ini, M. Izzan kembali menjalani perawatan di ruang isolasi combustio RSUD R.T. Notopuro karena kondisi luka bakar yang dideritanya masih memerlukan penanganan medis lanjutan. Diketahui, Izzan mengalami luka bakar hingga 46 persen dan harus menjalani proses pemulihan yang panjang.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk langsung M. Izzan di RSUD R.T. Notopuro, Selasa (16/6). Dalam kunjungannya, Subandi menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kondisi yang dialami bocah tersebut. Selain harus berjuang melawan luka bakar, M. Izzan juga kehilangan ibu dan kakaknya dalam musibah kebakaran yang terjadi setahun lalu.
“Saya pribadi sebagai pimpinan daerah sangat prihatin melihat kondisi ananda Muhammad Izzan. Mudah-mudahan dengan uluran tangan pemerintah daerah, anak usia tujuh tahun ini ditangani dengan baik,” ujar Subandi.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan memberikan perhatian khusus terhadap proses penyembuhan M. Izzan. Seluruh biaya pengobatan dan perawatan akan ditanggung oleh Pemkab Sidoarjo, termasuk tindakan operasi yang diperlukan untuk mempercepat proses pemulihan.
“Saya sudah titipkan ke Bu Direktur agar anak ini bisa sembuh seperti teman-teman seusianya. Ini menjadi perhatian khusus Bupati agar ananda Muhammad Izzan mendapat bantuan perawatan semaksimal mungkin,” tegasnya.
Tidak hanya fokus pada pemulihan kesehatan M. Izzan, Bupati Subandi juga memberikan perhatian terhadap kondisi ekonomi keluarganya. Ayah M. Izzan, Mujianto, saat ini tidak dapat bekerja secara normal karena harus mendampingi dan merawat putranya selama menjalani pengobatan.
Untuk membantu meringankan beban keluarga, Pemkab Sidoarjo akan mengupayakan pekerjaan dengan waktu yang fleksibel bagi Mujianto, sehingga ia tetap dapat memenuhi kebutuhan keluarga tanpa meninggalkan tanggung jawab merawat anaknya. Selain itu, bantuan sosial melalui Baznas Sidoarjo juga akan diberikan.
“Nanti bapaknya kita carikan pekerjaan yang mudah saja, biar ikut membantu nyapu. Habis subuh kerja, jam delapan sudah pulang agar dapat merawat anaknya,” ungkap Subandi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, dr. Prima Dessy Kusuma Rakhmawati, M.Kes, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah menangani M. Izzan sejak satu tahun terakhir. Berbagai tindakan medis, mulai dari rawat inap, pembersihan luka hingga operasi, telah dilakukan secara bertahap.
“Sebetulnya pasien ini sudah beberapa kali rawat inap, kemudian dilakukan operasi. Pembersihan luka juga sudah dilakukan. Terakhir Januari ke sini, setelah itu tidak kontrol lagi,” jelasnya.
Menurut dr. Prima, proses penyembuhan luka bakar dengan tingkat keparahan seperti yang dialami M. Izzan membutuhkan waktu yang panjang dan penanganan bertahap. Dalam waktu dekat, tim medis akan kembali melakukan pembersihan luka serta operasi untuk mengatasi kontraktur atau kekakuan pada tangan dan kaki akibat lama tidak digerakkan.
“Rencana kami akan ada pembersihan luka, operasi di tangannya dan kakinya yang kaku karena lama tidak digerakkan, kontraktur namanya. Ini memang membutuhkan waktu yang lama perawatannya karena operasinya dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sejak awal penanganan, kondisi M. Izzan telah dikawal oleh dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik, dr. Ariek Desnantika, Sp.BP-RE. Tim medis RSUD R.T. Notopuro berkomitmen memberikan pelayanan dan perawatan terbaik hingga kondisi M. Izzan pulih.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam merawat pasien ini karena memang membutuhkan waktu yang lama,” pungkas dr. Prima.
Perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Diharapkan, dengan perawatan intensif dan dukungan berbagai pihak, M. Izzan dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti anak-anak seusianya.(Ali news)












