21.4 C
Indonesia
Rabu, April 8, 2026
spot_img
spot_img

Wabup Sidoarjo Sidak Pemeliharaan Jalan Suko–Sumberejo, Soroti Kualitas Aspal dan Drainase

Beritanews9.id || SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pekerjaan pemeliharaan jalan di ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Rabu (8/4/2026). Dalam sidak tersebut, ia menyoroti kualitas pekerjaan jalan sekaligus kondisi drainase yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah tersebut.

Saat berdialog langsung dengan Satgas Jalan Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo di lokasi, Mimik Idayana menanyakan spesifikasi teknis pekerjaan jalan, khususnya terkait ketebalan lapisan aspal sebelum dan sesudah pemadatan. Ia menegaskan bahwa ketebalan aspal pada ruas jalan tersebut telah sesuai standar, yakni mulai dari 3 sentimeter dengan lapisan menggunakan batu gragal, lapen, dan aspal hotmix.

“Ketebalan aspal harus sesuai standar agar daya tahan jalan tetap terjaga. Jangan sampai kualitasnya berkurang karena akan berdampak pada usia jalan,” tegasnya.

Selain menyoroti kualitas konstruksi jalan, Wabup Mimik juga mengingatkan para pengguna jalan agar menyesuaikan kendaraan yang melintas dengan kelas jalan dan batas tonase yang diperbolehkan. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak.

Dalam sidak tersebut, ia juga menemukan sejumlah persoalan pada sistem drainase di sekitar lokasi pekerjaan. Beberapa saluran air terlihat tertutup oleh urukan tanah maupun pengecoran tanpa mempertimbangkan jalur aliran air.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat memicu terjadinya genangan hingga banjir karena air tidak memiliki jalur aliran yang jelas.

“Kalau saluran air ditutup seperti ini, air tidak punya jalur untuk mengalir. Akibatnya bisa menimbulkan banjir,” ujarnya.

Ia pun meminta pemerintah desa serta pihak terkait untuk lebih serius dalam merencanakan pembangunan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan sistem drainase. Mimik menegaskan bahwa pembangunan jalan harus terintegrasi dengan perencanaan saluran air agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia juga menekankan bahwa penanganan saluran air sebaiknya diprioritaskan terlebih dahulu. Menurutnya, pembangunan jalan tidak akan efektif jika wilayah tersebut masih rawan banjir.

“Perencanaan harus jelas, mulai dari arah aliran air, panjang saluran, hingga titik akhirnya. Jangan sampai jalan sudah bagus, tapi tetap banjir,” tambahnya.

Wabup Mimik juga mengingatkan masyarakat agar tidak menutup saluran air secara sembarangan karena dapat memperparah kondisi banjir. Ia menegaskan bahwa pembangunan tetap diperbolehkan selama dilengkapi dengan bak kontrol agar saluran air tetap mudah dirawat.

Selain itu, ia meminta agar ketinggian jalan juga dievaluasi dengan perhitungan yang matang agar tidak berdampak pada rumah warga di sekitarnya.

Sidak tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur sekaligus mengatasi persoalan banjir di wilayahnya. Ia berharap melalui perencanaan yang terintegrasi serta pengawasan yang ketat, pembangunan jalan ke depan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.(Ali news)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular