22.4 C
Indonesia
Minggu, Juli 21, 2024
spot_img
spot_img

Melawan Pungli Sekolah: Mengungkap Rahasia SMKN 1 CERME,Modus Purna Tugas Siswa”

Gresik,beritanews9.id || Saat ini, banyak sekolah di Indonesia yang terlibat dalam skandal pungutan liar (pungli) yang dilakukan dengan berkedok purna tugas siswa. Praktik pungli ini tidak hanya merugikan para siswa, tetapi juga mencoreng nama baik dunia pendidikan. Skandal pungli sekolah berkedok purna tugas siswa kali ini terjadi di SMKN 1  Cerme kabupaten Gresik

Fakta ini terungkap setel beberapa wali murid SMKN 1 Cerme Kabupaten Gresik Jawa Timur kecewa setelah membayar sebsar Tiga Ratus Lima Puluh Ribu (Rp.350.000,-)  untuk acara Purna Tugas Siswa .Tapi saat acara berlangsung Rabu 08/05/24 berlangsung di sekolah yang bisa masuk hanya wali murid yang berprestasi.Sungguh miris setelah meminta iuran malah tidak bisa masuk ruangan menyaksikan acara .” saya sungguh sangat kecewa,kami di minta bayar tapi sampai sekolah hanya yang berprestasi yang bisa masuk .Perlakuan macam apa ini” Imbuh seorang ibu salah satu siswa, meluapkan kejengkelannya.

Kami bayar masalah kami ga dapat konsumsi tidak masalah tapi perihnya banyak orang tua tidak bisa masuk dengan alasan yang di dalam khusus yang berprestasi,bagi saya Tiga Ratus Lima Puluh Ribu  itu besar tapi ko kami mendapat perlakuan yang mengecewakan,tutur wali murid lainnya menambahkan.

Banyak wali murid yang merasa kecewa dan frustasi ketika mereka sudah membayar biaya sekolah secara penuh, namun mereka tetap tidak bisa masuk ke sekolah dengan alasan yang tidak masuk akal. Alasan yang  digunakan adalah bahwa tempat di sekolah sudah penuh, terutama untuk siswa yang memiliki prestasi akademik yang tinggi. Hal ini tentu saja sangat tidak adil bagi siswa yang memiliki potensi dan kemampuan yang sama, namun tidak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

Salah satu alasan mengapa praktik pungli sekolah berkedok purna tugas siswa masih terjadi adalah karena minimnya pengawasan dan penegakan hukum yang tegas terhadap praktik ini. Selain itu Para orang tua siswa juga sering kali merasa terjebak dan tidak memiliki pilihan lain selain membayar pungutan tersebut agar anaknya bisa mendapatkan pendidikan yang baik.

Praktik pungli sekolah berkedok purna tugas memiliki dampak negatif yang sangat merugikan siswa dan dunia pendidikan secara umum. Dampaknya antara lain adalah merugikan orang tua siswa secara finansial, menghambat akses pendidikan yang adil dan merata, serta menciptakan ketidak percayaan terhadap institusi pendidikan. Selain itu, praktik pungli ini juga dapat menghancurkan motivasi dan semangat belajar siswa, karena mereka merasa tidak dihargai dan hanya dianggap sebagai sumber pendapatan bagi pihak sekolah.

Dalam rangka memerangi praktik pungli sekolah berkedok purna tugas siswa, diperlukan upaya bersama antara pemerintah, sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat. Pengawasan yang ketat, penegakan hukum yang tegas, serta peningkatan kesadaran akan hak-hak pendidikan adalah langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengakhiri praktik pungli ini. Semoga dengan adanya upaya ini, dunia pendidikan di Indonesia dapat menjadi lebih transparan, adil, dan berkualitas.

Salah seorang wali murid menyampaikan harapannya ” Semoga dinas pendidikan Kabupayen gresik segera mengambil tindakan tegas dan langkah kongkrit agar dunia pendidikam Gresik tidak tercorang ” Imbuhnya.(ahot dan Tim)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
spot_img
spot_img

Most Popular