Beritanews9.id || SURABAYA – SMAK Frateran Surabaya yang berlokasi di Jalan Kepanjen No. 8, Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, menjadi tuan rumah kegiatan CommTECH Surabaya yang diikuti peserta dari 28 negara, pada Selasa (28/7/26) lalu.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional sekaligus memperkuat jejaring pendidikan global.
Di bawah kepemimpinan Kepala SMAK Frateran Surabaya, Fr. M. Wilhelmus Satel Sura, BHK., S.Pd., M.M., sekolah tersebut menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang memiliki wawasan global, berkarakter, serta mampu menjadi bagian dari masyarakat dunia, Minggu (2/8/2026)
“Sejak kedatangan, para peserta internasional disambut dengan hangat melalui pertunjukan tari tradisional yang dibawakan oleh para siswa SMAK Frateran Surabaya. Penampilan tersebut menjadi pembuka rangkaian kegiatan sekaligus menggambarkan kekayaan seni dan budaya Nusantara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan opening speech yang menegaskan pentingnya kolaborasi antarbangsa melalui dunia pendidikan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bendahara SMAK Frateran Surabaya, Fr. Laurentius Hilarius Lusi, BHK, beserta jajaran guru dan sivitas akademika.
Dalam kegiatan CommTECH Surabaya ini, para peserta dari berbagai negara diperkenalkan dengan beragam budaya lokal Indonesia. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah pelatihan ecoprint, yaitu teknik membatik menggunakan daun dan bunga alami yang ramah lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya belajar mengenai seni, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan alami.
Selain ecoprint, para tamu internasional juga diajak mengenal berbagai kuliner tradisional Indonesia. Beragam makanan khas disajikan sebagai bentuk promosi kekayaan gastronomi Nusantara yang memiliki cita rasa, filosofi, dan nilai budaya yang tinggi.
Kegiatan ini menjadi sarana pertukaran budaya yang mempertemukan berbagai bangsa dalam suasana penuh persahabatan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, berdiskusi dengan siswa, serta mencoba berbagai aktivitas budaya yang telah disiapkan.
Menurut pihak sekolah, penyelenggaraan CommTECH Surabaya merupakan bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar siswa melalui interaksi langsung dengan masyarakat internasional.
Kehadiran peserta dari berbagai negara diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, memperluas wawasan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri para siswa dalam menghadapi era globalisasi.
Bagi SMAK Frateran Surabaya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan beradaptasi di tengah masyarakat global yang semakin dinamis.
Melalui kegiatan seperti CommTECH Surabaya, sekolah berharap para peserta internasional dapat membawa pengalaman positif selama berada di Indonesia dan menjadi duta yang memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat di negara masing-masing.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa SMAK Frateran Surabaya terus membuka diri terhadap kerja sama internasional dan berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, serta berwawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas bangsa Indonesia.(Ali news)










