Beritanews9.id || SIDOARJO – Di tengah padatnya tugas sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Perak, AKP Adek Agus Putrawan, S.H., M.H., tetap meluangkan waktu untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan profesionalnya melalui latihan menembak di Mako Brimob Medaeng, Sidoarjo.
Dalam latihan tersebut, AKP Adek Agus Putrawan mengasah kemampuannya menggunakan beberapa jenis senjata api, di antaranya pistol serta senapan serbu AK buatan Rusia yang dikenal memiliki tingkat akurasi, daya tahan, dan performa tinggi. Latihan dilakukan untuk mempertajam kemampuan menembak sekaligus meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian.
Perwira Polri yang pernah bertugas sebagai Kanit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Waru Polresta Sidoarjo itu tampak serius menjalani setiap sesi latihan di lapangan tembak. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempertahankan sekaligus mengasah kemampuan dasar kepolisian, khususnya dalam penggunaan senjata api yang membutuhkan ketepatan, konsentrasi, serta pengendalian diri yang tinggi.
AKP Adek Agus Putrawan mengatakan bahwa latihan menembak tidak hanya berfungsi untuk menjaga kemampuan teknis, tetapi juga menjadi sarana olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran fisik.
“Latihan menembak kali ini saya lakukan untuk melemaskan sekaligus melatih tangan agar tidak kaku atau mengalami kram saat kembali memegang senjata api. Kebetulan olahraga menembak memang sangat saya gemari dan juga sangat baik bagi kami sebagai anggota Polri untuk terus mengasah kemampuan,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan menembak merupakan keterampilan yang harus terus dilatih secara berkala. Dengan latihan yang rutin dan terukur, setiap anggota Polri dapat menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi tugas di lapangan yang menuntut profesionalisme dan ketepatan tindakan.
Sebagai mantan Kanit Reskrim Polsek Waru Polresta Sidoarjo, AKP Adek Agus Putrawan dikenal memiliki pengalaman panjang dalam penanganan berbagai kasus kriminal di wilayah hukum Sidoarjo. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam membangun profesionalisme dan ketegasan saat menjalankan tugas sebagai perwira Polri.
Kegiatan berlangsung dengan mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) keamanan dan keselamatan penggunaan senjata api. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan secara disiplin guna memastikan keamanan personel sekaligus efektivitas latihan.
Melalui latihan rutin seperti ini, anggota Polri diharapkan mampu mempertahankan kompetensi dan kesiapan dalam menjalankan tugas, sehingga dapat memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kemampuan boleh dimiliki, tetapi latihan adalah kunci untuk menjaga ketepatan, kesiapsiagaan, dan profesionalisme,” tegas AKP Adek Agus Putrawan.(Sult)





