25.2 C
Indonesia
Rabu, Mei 13, 2026
spot_img
spot_img

Wabup Mimik Pastikan Menu MBG di SDN Pucang 1 Sesuai Standar Gizi BGN

Beritanews9.id || SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pucang 1 Sidoarjo, Selasa (12/5). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto berjalan lancar serta menu makanan yang diberikan kepada siswa memenuhi standar gizi Badan Gizi Nasional (BGN).

Sebanyak 575 siswa SDN Pucang 1 menerima manfaat program MBG tersebut. Dalam kesempatan itu, Wabup Mimik turut membagikan langsung loyang makanan kepada siswa kelas 2 dan kelas 5.

“Alhamdulillah menu MBG sesuai standar gizi, menu hari ini ada daging dengan nasi kebuli, dan saya lihat langsung anak-anak banyak yang suka,” ujar Hj. Mimik Idayana usai kegiatan.

Ia berharap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak. Menurutnya, program pemenuhan gizi ini merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat yang membutuhkan dukungan semua pihak.

Wabup Mimik juga membuka ruang evaluasi bagi siswa penerima MBG. Ia mempersilakan siswa menyampaikan masukan apabila menu yang diterima dirasa kurang sesuai melalui SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) sebagai penyedia layanan.

“Saya tadi juga sampaikan kepada anak-anak kalau menu MBG itu tidak cocok atau apa bisa membuat surat cinta,” ungkapnya.

Sementara itu, Walhi selaku pengelola SPPG Bluru Kidul menjelaskan bahwa SDN Pucang 1 menjadi salah satu sekolah yang dilayani pihaknya sejak Februari 2026. Selain SDN Pucang 1, SPPG Bluru Kidul juga mendistribusikan MBG ke SDN Pucang 2, 3, dan 4 dengan total sekitar 1.800 porsi setiap hari, termasuk untuk tenaga pendidik.

Tak hanya itu, layanan pemenuhan gizi juga diberikan kepada siswa SLB di Desa Bluru Kidul serta Pondok Tahfidz Al Quran El Hijaz.

“Empat sekolah ini sekitar 1.800, SLB nya 100, sama yang Pondok Al Quran El Hijaz, totalnya 2.074,” jelasnya.

Walhi menambahkan, menu makanan yang disajikan setiap hari selalu bervariasi sesuai arahan BGN. Dalam satu minggu, siswa mendapatkan tambahan susu sebanyak dua kali, sementara menu daging sapi diberikan dua kali dalam sebulan.

Ia memastikan seluruh proses penyediaan MBG diawasi secara ketat oleh tenaga ahli gizi, mulai dari kandungan nutrisi hingga kebersihan pengolahan makanan sebelum didistribusikan.

“Ada satu ahli gizi yang mengawasi dengan ketat proses pengolahan makanan yang kita sajikan, kita juga dibantu 47 relawan untuk bagian dapur mulai dari pengolahan, pemorsian dan pengiriman juga,” pungkasnya.

Program MBG diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda di Kabupaten Sidoarjo, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.(Ali news)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular