Beritanews9.id || SIDOARJO — Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam mendukung kemajuan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Apel Kader NU dalam rangka memperingati Harlah ke-100 NU di kompleks makam KH. Anas Al Ayyubi, Porong, Minggu (15/2).
Kegiatan yang digelar di area P25 semburan Lumpur Lapindo eks Desa Jatirejo Porong itu dihadiri ribuan kader dari Ansor, Banser, Muslimat, Fatayat hingga IPNU-IPPNU. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi menyampaikan bahwa NU merupakan garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa sehingga harus tetap kokoh berdiri. Ia menegaskan pentingnya membangun harmonisasi antara Pemkab Sidoarjo dan NU secara berkelanjutan.
“Kita bangga punya NU Sidoarjo, saya sebagai pimpinan daerah akan terus memberikan support dan dukungan terutama membangun harmonisasi antara NU dan pemerintah,” ujarnya.
Bupati Subandi juga mengungkapkan bahwa Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan dukungan anggaran signifikan bagi PCNU Sidoarjo, yakni sekitar Rp21 miliar pada tahun ini. Selain itu, pemerintah daerah juga akan mendukung lembaga pendidikan NU, termasuk membantu proses penerbitan izin lembaga pendidikan maupun pesantren serta membebaskan BPHTB dalam proses pendirian sekolah atau pesantren.
“Saya sudah memerintahkan staf ahli kita, Pak Khudori, untuk membentuk Satgas percepatan perizinan pendidikan dan pesantren. Nanti kita lihat sekolah mana yang belum ada izinnya, pesantren mana yang belum ada izinnya. Kalau ada kesulitan membayar BPHTB, kita bebaskan demi pendidikan NU,” tegasnya.
Ke depan, Bupati Subandi berharap kader NU Kabupaten Sidoarjo tetap solid dan kompak. Ia menilai perkembangan NU Sidoarjo sangat pesat dan kekompakannya menjadi contoh bagi daerah lain.
“Kader NU harus kompak, tidak boleh terpecah-pecah. Kalau semua solid, saya yakin apa yang disampaikan para kyai untuk bersama menjadikan Kabupaten Sidoarjo semakin baik akan terus terwujud,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Subandi menyebut Harlah ke-100 NU tahun 2026 sebagai momentum meneguhkan komitmen berkhidmah kepada agama, bangsa, dan negara. Menurutnya, mujahadah yang digelar menjadi bentuk syukur sekaligus napak tilas perjuangan para pendiri NU. Apel Kader NU juga menjadi simbol kesetiaan dalam menjaga ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah serta mempertahankan keutuhan NKRI.
“Mari kita jadikan Harlah ke-100 NU ini sebagai titik tolak untuk semakin memperkuat persaudaraan dan memperluas pengabdian. Dengan semangat khidmah, Insya Allah NU akan selalu berkontribusi bagi kemajuan Sidoarjo, Jawa Timur, dan Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi sarana konsolidasi sekaligus penguat barisan kader NU agar semakin disiplin, siap, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. Bupati Subandi menegaskan NU harus terus hadir sebagai penggerak peradaban, menjaga moral bangsa, serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman ideologi yang tidak sejalan dengan nilai-nilai keagamaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran NU, para kader, dan masyarakat yang terus menjaga semangat kebersamaan, persatuan, dan pengabdian,” pungkasnya.(Ali news)





