beritanews 9.id || DAMRI Cabang Surabaya menggelar pertemuan segmen bandara yang melibatkan pengemudi, PPA, timer, serta petugas counter tiket. Pertemuan ini bertujuan untuk mencari solusi bersama dalam meningkatkan pendapatan UPP Bandara serta menjaga keberlangsungan DAMRI Cabang Surabaya di tengah kondisi keuangan perusahaan yang sedang menghadapi tantangan.
Pertemuan dibuka langsung oleh General Manager DAMRI Cabang Surabaya, Moch. Aris Sutanto. Dalam penyampaian awalnya, GM menjelaskan bahwa kondisi keuangan DAMRI secara nasional saat ini tidak sedang dalam keadaan baik. Beban tanggungan yang harus dipikul oleh DAMRI Cabang Surabaya pun tergolong berat, di antaranya meliputi konsesi bandara, pembayaran gaji karyawan, BPJS, serta berbagai biaya operasional lainnya.
GM menegaskan bahwa pertemuan ini bukan untuk saling menyalahkan, melainkan sebagai ajang duduk bersama untuk memikirkan solusi agar DAMRI Cabang Surabaya tetap eksis dan tidak semakin terpuruk dari sisi pendapatan. Oleh karena itu, seluruh elemen pada segmen bandara diminta kesadaran dan partisipasi aktifnya untuk bersama-sama meningkatkan UPP Bandara.
Berdasarkan catatan dan hasil pemantauan CCTV, GM menyampaikan bahwa masih ditemukan adanya potensi kebocoran yang seharusnya dapat diminimalisir. Hal inilah yang menjadi dasar perlunya diskusi dan perubahan bersama agar kinerja segmen bandara dapat semakin baik.
Penyampaian kemudian dilanjutkan oleh Giatno Santoso, selaku Manager Usaha DAMRI Cabang Surabaya. Ia menggarisbawahi pernyataan GM bahwa kondisi yang disampaikan adalah fakta yang harus diterima bersama. Menurutnya, masa depan DAMRI Cabang Surabaya sangat bergantung pada perubahan sikap dan komitmen seluruh elemen internal, bukan hanya pimpinan semata.
Dari perwakilan pengemudi, Wingan selaku perwakilan pengemudi Juanda menyampaikan secara terbuka bahwa para pengemudi siap berkomitmen untuk melakukan perubahan, baik dari sisi pelayanan kepada penumpang maupun kebiasaan kerja yang selama ini dijalankan.
Komitmen serupa juga disampaikan oleh perwakilan timer yang menyatakan kesiapan untuk melakukan perbaikan dan perubahan demi menjaga serta mendukung keberlangsungan DAMRI Cabang Surabaya.
Menjelang penutupan acara, GM kembali menegaskan pesan penting kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menyampaikan bahwa maju atau tidaknya DAMRI Cabang Surabaya tidak ditentukan oleh GM, melainkan oleh niat dan komitmen seluruh insan DAMRI. GM juga menegaskan bahwa segala konsekuensi dari pilihan dan tindakan ke depan menjadi tanggung jawab bersama.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal perubahan nyata serta penguatan komitmen bersama untuk menjaga DAMRI Cabang Surabaya tetap bertahan, berkembang, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(HR)





