23 C
Indonesia
Rabu, Februari 11, 2026
spot_img
spot_img

Pemkab Sidoarjo Kembali Gulirkan Program Renovasi Warung Rakyat 2026

Beritanews9.id || SIDOARJO — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menggulirkan Program Renovasi Warung Rakyat pada tahun 2026. Sebanyak 400 unit warung rakyat akan mendapatkan bantuan perbaikan sebagai bagian dari program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Program tersebut disosialisasikan kepada ratusan kepala desa pada Rabu (11/2) pagi di Pendopo Delta Wibawa. Sosialisasi dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, dr. Fenny Apridawati, M.Kes.

Dalam sambutannya, Fenny menyampaikan bahwa Program Renovasi Warung Rakyat merupakan salah satu langkah strategis Pemkab Sidoarjo dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat berbasis usaha kecil. Sejak pertama kali diluncurkan, program tersebut dinilai mampu melampaui target sasaran dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro.

Ia menegaskan, program unggulan yang menjadi janji Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo itu akan terus berlanjut selama lima tahun ke depan dengan target total 2.000 warung rakyat yang direnovasi.

“Program yang menjadi janji Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo ini insyaallah akan terus hadir selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Edi Kurniadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan program tahun ini menggunakan skema berbeda dengan pembagian wilayah menjadi dua zona, yakni wilayah barat dan timur.

Pada tahun 2026, renovasi difokuskan di wilayah barat yang meliputi sembilan kecamatan: Waru, Sedati, Gedangan, Buduran, Sidoarjo, Candi, Tanggulangin, Porong, dan Jabon. Sedangkan sembilan kecamatan lainnya dijadwalkan pada tahun 2027.

“Untuk sembilan kecamatan lainnya akan dilaksanakan pada tahun 2027,” jelasnya.

Edi menambahkan, 400 warung rakyat yang direnovasi tersebar di sembilan kecamatan tersebut dengan alokasi anggaran maksimal Rp10 juta per warung. Nilai tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp5 juta per warung.

Untuk warung yang berada di desa, anggaran perbaikan dialokasikan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa. Sementara untuk warung di wilayah kelurahan, anggaran dialokasikan melalui kecamatan.

“Perbedaan mendasar tahun ini adalah peningkatan anggaran menjadi Rp10 juta per warung,” ungkapnya.

Menurut Edi, tambahan anggaran tersebut ditujukan untuk menutup berbagai kebutuhan perbaikan, seperti instalasi listrik, perbaikan atap, dan plafon warung. Ia berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan perputaran ekonomi desa.

“Nilai Rp10 juta tersebut sudah mencakup keseluruhan kebutuhan perbaikan,” katanya.

Pelaksanaan renovasi direncanakan berlangsung pada triwulan ketiga tahun 2026. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan melakukan pendampingan langsung agar program berjalan optimal dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Edi menegaskan bahwa Program Renovasi Warung Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Pemkab Sidoarjo juga akan memberikan pembekalan lanjutan kepada pemilik warung agar usahanya semakin berdaya saing. Selain itu, pemerintah daerah berencana memfasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pemilik dan pekerja warung rakyat.

“Nantinya akan ada pelatihan-pelatihan serta fasilitasi bantuan permodalan usaha melalui Kurda,” pungkasnya.(Ali news)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular