Beritanews9.id || SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung penguatan kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi dalam memperluas manfaat sosial bagi masyarakat kurang mampu.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi, dalam agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara **Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sidoarjo dan manajemen ritel modern terkait pengelolaan kotak infaq di seluruh gerai se-Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang transit Pendopo Delta Wibawa, Senin (2/3/2026).
Subandi menegaskan, program tersebut menjadi contoh konkret bagaimana partisipasi masyarakat, sektor swasta, dan lembaga sosial dapat bersatu dalam memperkuat kesejahteraan daerah.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama kita. Ketika pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial berjalan bersama, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh fakir miskin dan dhuafa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Indomaret, Alfamart, serta LAZISNU yang telah berkomitmen mendukung program sosial melalui pengumpulan dan penyaluran infaq secara lebih tertata dan transparan.
“Dengan cara seperti ini kesejahteraan akan tercapai dan kemiskinan akan kian turun,” harapnya.
Perwakilan Pengurus Cabang NU Care LAZISNU Sidoarjo, Dodik Dyauddin, menjelaskan kerja sama tersebut difokuskan pada optimalisasi pengelolaan kotak infaq yang telah tersebar di ratusan gerai Indomaret. Dari sekitar 400 gerai Indomaret di Sidoarjo, sebanyak 380 gerai telah terpasang kotak infaq yang ditempatkan di bagian depan pintu masuk toko agar mudah dijangkau masyarakat.
“Ke depan akan kami rapikan seluruh gerai yang belum terpasang kotak infaq agar bisa terdistribusi merata. Pelaporan juga akan dilakukan secara berkala dan transparan,” jelasnya.
Dana yang terkumpul dari kotak infaq tersebut rata-rata mencapai lebih dari Rp10 juta per bulan. Seluruh dana yang dihimpun disalurkan (tasharuf) untuk membantu fakir miskin dan dhuafa, termasuk program berbagi nasi bungkus setiap hari di Kantor PCNU Sidoarjo, santunan seribu anak yatim, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
“Seluruh infaq yang terkumpul akan kami salurkan kepada fakir miskin dan dhuafa yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Cabang Sidoarjo PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Riki Mario, menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini perusahaan berkomitmen untuk memastikan dana infaq yang dihimpun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui sistem yang terkoordinasi, kami berharap transparansi semakin kuat dan kepercayaan masyarakat terus meningkat,” ujarnya.
Pemkab Sidoarjo berharap kolaborasi lintas sektor seperti ini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya bersama menekan angka kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan yang merata di Kabupaten Sidoarjo. (Dew)





