beritanews 9.id || Banyuwangi — Tokoh masyarakat sekaligus aktivis, Amir Ma’ruf Khan (Raja Angkasa), kembali menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja sejumlah kepala daerah di Indonesia. Dalam pernyataannya kepada media, Amir menilai banyak bupati gagal menjawab persoalan mendasar yang dihadapi rakyat, mulai dari pelayanan publik, kesejahteraan ekonomi masyarakat kecil, hingga transparansi pengelolaan anggaran daerah. Selasa, (27/01/2026).
Menurut Amir Ma’ruf Khan, kegagalan kepala daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tidak dapat ditoleransi, terlebih jika mereka tetap mempertahankan jabatannya tanpa menunjukkan perbaikan nyata.
Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanat konstitusi yang mewajibkan pemimpin daerah bekerja sungguh-sungguh demi kesejahteraan rakyat, bukan sekadar menjaga kekuasaan melalui manuver politik.
Tahun 2026 bukan sekadar angka dalam kalender. Ini adalah tahun penegakan akuntabilitas publik. Kepala daerah yang tidak sanggup menjawab penderitaan rakyat — mulai dari pelayanan kesehatan yang lambat, pendidikan yang semakin sulit dijangkau, hingga infrastruktur yang tak kunjung selesai harus diganti oleh pemimpin baru yang mampu bekerja nyata,” tegas Amir Ma’ruf Khan.
Ia menambahkan, dampak kegagalan kebijakan pemerintah daerah telah dirasakan secara luas oleh masyarakat. Program pemberdayaan ekonomi berjalan tertinggal, akses layanan kesehatan dasar masih minim, dan biaya pendidikan terus meningkat sehingga semakin membebani keluarga kurang mampu.
Kondisi ini, menurutnya, memperlihatkan bahwa janji-janji politik yang tidak diiringi implementasi konkret telah menciptakan jurang ketidakpercayaan antara rakyat dan pemerintah daerah.
Amir juga menyoroti bahwa lemahnya kepemimpinan daerah bukan semata persoalan administratif, melainkan telah menjadi persoalan moral dan politis yang menggerus hak rakyat atas pemerintahan yang efektif, adil, dan responsif.
Rakyat tidak membutuhkan pejabat yang hanya pandai berbicara, tetapi pemimpin yang mampu menunjukkan hasil nyata di lapangan,” lanjutnya.
Dalam pernyataannya, Amir Ma’ruf Khan menyerukan agar masyarakat bersikap lebih kritis dan berani menuntut pertanggungjawaban pejabat publik melalui mekanisme demokrasi yang tersedia, seperti pemilihan umum, fungsi pengawasan DPRD, serta berbagai bentuk kontrol sosial lainnya.
(Raja angkasa)





