20.8 C
Indonesia
Minggu, Februari 1, 2026
spot_img
spot_img

Dukung Program Presiden, Bupati Sidoarjo Instruksikan Percepatan Pendirian Koperasi Desa Merah Putih

Beritanews9.id || SIDOARJO — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam mendukung dan menyukseskan program prioritas nasional. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menginstruksikan percepatan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai langkah konkret mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati Subandi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pimpinan DPRD, Forkopimda, para camat, serta kepala desa yang digelar di OPS Room Setda Sidoarjo, Rabu (28/1/2026).

Dalam arahannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa program KDKMP merupakan atensi langsung dari Presiden dan harus segera direalisasikan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya sinergi kuat antara pemerintah daerah, legislatif, hingga pemerintah desa agar target pendirian KDKMP dapat tercapai sesuai harapan.

“Sebagai pimpinan daerah, kita wajib mengawal dan menyukseskan program Presiden. Percepatan pendirian KDKMP ini harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Camat Diminta Proaktif Dampingi Desa Untuk memastikan percepatan berjalan efektif, Bupati Subandi menginstruksikan para camat agar turun langsung melakukan pendampingan teknis ke desa-desa. Ia meminta seluruh kendala di lapangan, khususnya desa yang belum memiliki anggaran Bantuan Keuangan (BK) atau mengalami keterbatasan dana, segera dipetakan secara menyeluruh.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pembaruan data pada portal KDKMP minimal setiap tiga hari sekali. Para camat diminta melaporkan secara berkala perkembangan dan hambatan yang dihadapi desa, sekaligus segera mencarikan solusi bersama apabila ditemukan kendala.

Berdasarkan data sementara, tercatat 47 lokasi KDKMP di Sidoarjo masih terkendala proses pengurukan lahan. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan solusi konkret.

Bupati Subandi menjelaskan bahwa Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan sembilan unit backhoe serta armada truk milik pemerintah daerah untuk membantu proses pengurukan lahan KDKMP. Desa hanya perlu mengoordinasikan pelaksanaan di lapangan agar pekerjaan dapat segera diselesaikan.

“Pemerintah daerah siap mendukung penuh. Desa tinggal berkoordinasi, agar proses pengurukan tidak lagi menjadi hambatan,” jelasnya.

Selain fokus pada percepatan KDKMP, Bupati Subandi juga menyoroti pentingnya pemenuhan kuota Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Hingga saat ini, Sidoarjo masih mengalami kekurangan sekitar 4.000 hektare LP2B, yang berdampak pada belum rampungnya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Menurutnya, kepastian hukum tata ruang sangat krusial dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Tanpa kejelasan RDTR, investor akan ragu untuk menanamkan modal di Sidoarjo.

Untuk itu, Bupati Subandi menyampaikan rencana akan langsung ke Jakarta pada pekan berikutnya guna mengawal penyelesaian persoalan LP2B tersebut, agar peruntukan wilayah desa dan kelurahan menjadi jelas serta tidak menghambat pembangunan dan investasi.

Mengakhiri arahannya, Bupati Subandi mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk menjaga soliditas dan kebersamaan dalam menjalankan program-program strategis daerah yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.

Ia optimistis, dengan kerja sama yang solid dan komitmen bersama, visi besar untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sidoarjo dapat direalisasikan secara nyata.(Ali news)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular