Beritanews9.id || SIDOARJO – Jalan Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, kini terasa lebih nyaman dilalui setelah dilakukan betonisasi sepanjang 500 meter pada November 2025 lalu. Jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang tersebut dibangun menggunakan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) milik anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Warih Andono.
Pada Minggu pagi (8/2), Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung hasil pembangunan tersebut. Ia menilai pemanfaatan anggaran Pokir untuk pembangunan infrastruktur jalan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi warga Sawotratap, tetapi juga masyarakat luas yang melintasi kawasan itu.
“Saya ucapkan terima kasih kepada anggota dewan DPRD Sidoarjo, terutama dari Fraksi Golkar Pak Warih Andono sebagai wakil ketua, bahwa Pokir-nya ini digunakan untuk betonisasi yang ada di Sawotratap,” ucapnya.
Bupati H. Subandi berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi seluruh anggota DPRD Sidoarjo. Ia mengajak para wakil rakyat untuk mengarahkan pemanfaatan Pokir pada pembangunan infrastruktur jalan guna mempercepat program betonisasi di Kabupaten Sidoarjo.
“Saya mengajak teman-teman DPRD, barangkali Pokir-nya untuk perbaikan lingkungan, ini bisa buat contoh. Lebarnya kurang lebih 5 meter, berem jalan kanan kiri yang dicor setengah meter-setengah meter, jadi kurang lebih lebar seluruhnya 6 meter dengan anggaran kurang lebih Rp1,5 miliar,” ajaknya.
Menurutnya, betonisasi jalan lebih efektif dibanding pavingisasi karena lebih awet dan mudah dalam perawatan. Dampaknya juga dinilai positif bagi perekonomian masyarakat karena akses transportasi menjadi lebih lancar dan nyaman.
“Kepada teman-teman DPRD, kami harap Pokir-nya bisa fokus untuk betonisasi. Kalau betonisasi seperti ini dampak perekonomiannya bagus, orang-orang yang lewat juga enak dan perawatannya juga tidak sulit. Jalan ini minimal 10 tahun belum tentu rusak karena kendaraan yang lewat tidak terlalu besar,” ungkapnya.
Bupati H. Subandi menambahkan, pembangunan jalan beton melalui Pokir juga dapat menjadi warisan kepemimpinan yang akan selalu diingat masyarakat.
“Pembangunan jalan beton ini juga dapat menjadi peninggalan. Barangkali Pak Warih nanti pensiun, masyarakat akan mengingat jalan ini dulu dibangun Pak Warih,” pungkasnya.(Ali news)





