20 C
Indonesia
Selasa, April 14, 2026
spot_img
spot_img

Wabup Sidoarjo Takziah ke Rumah Balita Korban Tenggelam Sungai Kalidawir, Ingatkan Kewaspadaan Bersama

Beritanews9.id || SIDOARJO – Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga Gibran Septian (2), balita yang menjadi korban tenggelam setelah terseret arus sungai di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga korban, Senin (13/4/2026).

Kedatangan Wakil Bupati Sidoarjo tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap warganya yang sedang tertimpa musibah. Dalam kesempatan itu, Mimik Idayana menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa yang menimpa keluarga korban.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Mimik saat berada di rumah duka.

Dalam kunjungan takziah tersebut, Mimik didampingi Kepala BPBD Sidoarjo Sabino Mariano serta Camat Tanggulangin Arie Prabowo. Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi risiko bencana.

Mimik menyampaikan bahwa keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan ujian dari Allah SWT. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari kejadian tersebut serta tetap mengedepankan sikap ikhlas dalam menghadapi setiap cobaan.

Menurutnya, peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi keluarga yang tinggal di kawasan permukiman yang berada di bantaran sungai.

“Ke depan, permukiman di pinggir sungai harus lebih diperhatikan dengan pengawasan yang ketat, terutama bagi anak-anak. Anak usia di bawah dua tahun sangat rentan dan membutuhkan pengawasan ekstra dari orang tua,” ungkapnya.

Mimik juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memperketat pengawasan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan, terutama di sekitar aliran sungai yang berada dekat dengan permukiman warga.

Ia menambahkan bahwa anak-anak pada umumnya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap air, sehingga kondisi tersebut harus diantisipasi oleh orang tua maupun lingkungan sekitar.

“Anak-anak biasanya sangat tertarik ketika melihat air, bahkan orang dewasa pun kadang memiliki ketertarikan yang sama. Namun bagi anak kecil, mereka belum memahami bahaya yang ada, sehingga diperlukan perhatian dan pengawasan ekstra dari orang tua,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bersama agar masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap keselamatan anak-anak, khususnya di lingkungan yang berdekatan dengan aliran sungai.(Ali news)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular