Beritanews 9.id || Surabaya – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Madura Indonesia (AMI) hari ini berlangsung di depan kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Jawa Timur. Dalam aksi tersebut, AMI menyuarakan tuntutan keras kepada pihak berwenang untuk segera menindak tegas oknum petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) yang diduga melakukan pelanggaran hukum dan etika.
Ketua AMI dalam orasinya menegaskan bahwa pihaknya menerima banyak laporan terkait adanya praktik pemerasan yang dilakukan oleh oknum aparat terhadap para tahanan di sejumlah lapas di Jawa Timur. “Kami minta Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim segera turun tangan dan memberikan sanksi tegas kepada oknum-oknum tersebut. Jangan sampai lapas menjadi ladang bisnis kotor,” ujarnya.
Lebih lanjut, AMI juga menyoroti maraknya peredaran narkoba yang diduga dikendalikan dari dalam lapas. Mereka mendesak agar petugas lapas yang terlibat langsung dalam jaringan peredaran narkoba segera diproses hukum dan diberhentikan dari jabatannya.
Ada indikasi kuat bahwa masih ada sipir yang dengan sengaja mengedarkan narkoba di dalam lapas. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami ingin wilayah lapas di Jawa Timur benar-benar bersih dari praktik semacam ini,” tegas Ketua AMI.
Aksi ini berlangsung dengan damai, diwarnai orasi dan pembentangan spanduk yang menyerukan pemberantasan mafia lapas. AMI menekankan bahwa aksi ini bukan untuk menjatuhkan institusi, tetapi bentuk kepedulian masyarakat Madura terhadap penegakan hukum yang adil dan bersih di wilayah Jawa Timur.(HR)